web 2.0

PIQUANT di Tabloid Peluang Usaha

bisnis-parfum-jutaan-rupiah

PIQUANT di Tabloid Peluang Usaha

no 25/THN IV/14-27 agustus 2009, halaman 8.

Penulis : Adi

*Punya 19 konter dengan omset lebih dari Rp 250 juta

Berubahnya paradigma masyarakat bahwa parfum tak lagi barang mewah menjadi inspirasi bagi Furqan untuk memulai usaha perfume. Jenis parfum refill dipilih untuk usahanya mengingat parfum refill terjangkau harganya bagi kalangan menengah ke bawah. Setelah 4 tahun perjalanan usahanya, kini dia telah memiliki 19 outlet parfum refill yang tersebar di Jabodetabek. Mau tahu kunci sukses perjalanan usahanya?

Sebelum terjun ke dunia parfum, profesi Furqan adalah seorang trainer bidang psikologi di pusat pelatihan psikologi miliknya yaitu Kaboa Outdoor Training yang berlokasi di Bandung.

Ia biasa memberikan psikotest dan bimbingan kepribadian untuk karyawan yang bekerja di instansi baik pemerintahan maupun swasta.

Saat terjadi bencana tsunami di Aceh dan Nias tahun 2004 dirinya juga ikut menjadi relawan untuk pemulihan emosi bagi korban bencana melalui Unicef. Lantas setelah masa tugas berakhir dia ingin memulai usaha yang selama ini menjadi impiannya, membuka usaha perfume refill. Meski sudah menjadi pengusaha,namun saat ini Furqan masih mengelola Kaboa Outdoor Training sebagai direktur utama.

Yang menjadi inspirasinya untuk membuka usaha isi ulang perfume pada saat itu adalah adanya kesan bahwa parfum adalah barang mewah sehingga hanya kalangan menengah atas saja yang bisa memiliki produk ini. Berdasarkan pemikiran ini maka pada awal 2005 dia resmi membuka usaha refill parfume di bandung dengan nama Piquant Refill Perfume.”

Pada saat itu usaha parfum refill belum begitu booming seperti saat ini,”ujarnya mengingat. Produk yang di tawarkan adalah produk parfum racikan dari bibit parfum dengan alkohol yang menghasilkan aroma mirip dengan parfum original kelas dunia.

Modal 50 juta rupiah yang berasal dari tabungannya selama bertugas di Aceh digunakannya untuk menyewa ruko di jalan Surya Sumantri (depan Universitas Maranata) Bandung-Jawa Barat yang luasnya 3×3 meter dengan harga sewa Rp 14 juta pertahun. Serta untuk membeli bahan baku parfume dan peralatan produksi berupa alat–alat standar seperti injector, gelas ukur, methanol, alcohol absolute, botol perfume, papper bag, dll menghabiskan Rp 30 juta, serta Rp 6 juta untuk membeli kebutuhan bahan lainnya seperti etalase, neon box dan yang lainnya.

Menurut Furqan, saat memulai usaha sebaiknya memiliki 200 jenis bibit parfum supaya lebih komplit.

Harga

Saat ini piquant parfum menawarkan parfum refill yang harganya disesuaikan dengan ukuran botol serta jenis bibit parfum. Hingga kini ada 300 item parfum refill yang di jualnya. Harga paling murah Rp 8-14 ribu (untuk ukuran 10 ml), untuk kemasan botol isi 25 ml Rp 15-30 ribu, 35 ml Rp 30-40 ribu, 60 ml Rp 40-7- ribu, dan 100 ml Rp 80-130 ribu. Parfum yang paling diminati oleh pelanggannya saat ini adalah aroma parfum menyerupai merek-merek branded.

Konsumen juga bisa menggunakan botol original (tapi second atau bekas) yang juga disediakan oleh Piquant Parfum, tapi tidak harus sama dengan wangi parfum yang diinginkan. Botol original ini adalah barang bekas yang benilai seni tinggi, kadang dibeli konsumennya hanya untuk di koleksi. Harga botol asli juga bervariasi mualai dari Rp 10 ribu hingga ratusan ribu rupiah, berdasarkan merk, ukuran, kelangkaan dan keindahan bentuknya. Botol parfum asli yang di sediakannnya adalah botol asli namun second (bekas).

Furqan menjelaskan bahwa setiap konsumen yang membeli di outlet-nya akan dijelaskan mengenai produk. Agar tidak membohongi konsumen dia selalau mengatakan, parfum yang di jualnya meskipun menggunakan botol asli namun merupakan parfum refill yang kualitas aromanya mirip denagn parfum branded original yang berada di pasaran.

Parfum refill tersebut aromanya mirip dengan parfum branded original karena piquant perfume meracik parfum refill dengan menggunakan bibit perfume refill hanya dari impor saja. Takarannya juga benar-benar diukur karena dalam setiap bibit parfum refill memiliki takaran tertentu sesuai kualitasnya. Parfum refill kualitas bagus di buat dari 40% bibit dan 60% alcohol, untuk kualitas super di buat dari 50% bibit dan 50% alcohol, dan kualitas perfect atau paling bagus terdiri dari 50 bibit dan 50% ethanol. Adapun alcohol yang di guanakan adalah alcohol absolute dan alcohol 96 super.

Produk parfum refillnya tidak dikemas dalam kemasan dus, namun di tempatkan dalam paper bag. Furqan biasa mengikuti perkembanagan parfum yang beredar melalui majalah, internet serta rekomendasi dari pabrik pembuat parfum yang berada di luar negeri.

Bahan Baku dan Alat

Bahan baku utama yang di gunakan adalah bibit parfum refill yang didatangkan dari luar negeri seperti Perancis, Jerman dan Swiss. Untuk botol perfume asli second, dibeli dari pengumpul botol yang biasa datang ke outletnya dengan harga mulai Rp 5-100 ribu/botol.

Sebulan ia bisa membeli 200 liter bibit parfum refill dengan harga Rp 500-3 ribu/ml. Sedangkan alcohol yang di gunakan adalah alcohol jenis absolute dan alcohol 96 super, dalam sebulan bisa membeli hingga 200 liter. Sedangkan alat yang di gunakan 10 injektor, dan beberapa gelas ukur yang dibersihkan dengan dicuci menggunakan methanol.

Pemasaran

Letika membuka usaha di Kota Kembang pada tahun 2005 parfum refill belum booming, hal ini merupakan tantangan dari usaha barunya saat itu, terutama untuk mengeduksi masyarakat mengenai produknya.

Pada awal usaha ia mengenalkan produknya dengan brosur, namun saat ini cukup dengan neon box saja.setelah 4 tahun lebih usahanya kemudian berkembang hingga saat ini piquant parfum memiliki 19 outlet yang tersebar di jabodetabek. Letak outlet ini tidak di dalam mall melainkan di dekat kampus, pemukiman dan dekat mall. Menurut Furqan, cara seperti ini lebih efektif dan efisien karena biaya sewa tempat yang murah yakni Rp 20 juta /tahun untuk 18 outlet dan kantor pusat yang berada di depok agar konsumen tertarik, Piquant parfum membuat papan nama dengan warna yang cerah sehingga menarik perhatian masyarakat yang sedang lewat di depannya.

Bahkan menjelang Lebaran, omset yang diperoleh dari seluruh outlet yang ada selalu meningkat 2 kali lipat dari bulan–bulan sebelumnya. Biasanya kkonsumen membeli parfum untuk dijadikan oleh-oleh ketika mudik ke kampong halaman.

Kendala

Furqan dalam hal ini menghadapi kendala SDM. Menurutnya untuk mendidik karyawan agar terampil serta mampu menggaet konsumen yang diharapkan menjadi pelanggan tidaklah mudah dan membutuhkan waktu yang lama.

Untuk mengatasinya, suami dari Riska Kharisma ini menerapkan metode recruitment dengan psikotest, wawancara dan test praktek dengan mengedepankan kualifikasi kemampuan berhitung yang bagus, komunikasi yang baik dan tentunya moralitas yang tinggi.

Sedangkan keahlian meracik parfum refill memang butuh belajar lewat kursus selama satu bulan. Saat awal usaha ia melatih karyawannya, namun saat ini yang melatih adalah bagian HRD.

Meskipun terdapat kendala, namun bagi Furqan kedepannya usaha parfum refill ini memiliki prospek yang bagus. Dia menambahkan bahwa saat ini parfum sudah menjadi kebutuhan tersendiri seperti pulsa karena sudah terdapat pedagang yang menyediakan produk dengan harga murah. Ditambah lagi dengan adanya pengaruh cuaca yang sering berubah sehingga keringat cepat keluar. Untuk mengatasinya orang akan menggunakan parfum agar penampilan tetap terjaga.

Karyawan

Saat ini operasional piquant perfume di Bantu oleh 30 orang karyawan yang tersebar di 19 outlet di wilayah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi). Karyawan tersebut memiliki tugas masing-masing seperti penjaga outlet, peracik perfume, administrasi dan manajemen. Setiap karyawan diberikan gaji sesuai dengan posisi masing-masing mulai dari Rp 1-1,5 juta setiap bulannya.

Rata-rata satu outlet bisa meraih omset Rp 15 juta per bulan atau Rp 500 ribu per hari. Sehingga omset per bulannya kini bisa mencapai Rp 270 juta,dengan keuntungan bersih 30% atau Rp 82 juta. Sedangkan balik modal usaha, Furqan mengaku dicapai setelah 6 bulan usahanya dirintis.[]

“Bisnis Parfume Butuh Kejujuran”

Agar produknya di kenal masyarakat karena mutu yang terjamin, ayah dua anak ini selalu menekankan kepada seluruh karyawannya untuk memberikan penjelasan mengenai produk yang ditawarkan terutama mengenai kualitas aroma yang di hasilkan dari parfum tersebut.

Dia mencontohkan,bila ada konsumen yang bertanya apakah produknya ini palsu mengingat kemasannya menggunakan botol original second, karyawan harus mampu memberikan penjelasan hingga konsumen tersebut paham apa yang di maksud agar konsumen tidak merasa di bohongi. Yaitu penjelasan bahwa parfum yang di jualnya tidak asli, tapi kualitasnya mirip dengan yang asli.

Hal ini karena bahan baku yang digunakan berkualitas tinggi menggunakan produk impor dari Swiss, Prancis, Jerman, dan beberapa negara lainnnya. Sementara kalau konsumen tetap ingin membeli parfum yang asli, dia merekomendasikan konsumen untuk membeli di counter yang menjual parfum aslinya.

Kontak PIQUANT REFILL PERFUME :

Alamat Kantor

Jl. Margonda Raya No. 516 B Depok, Jawa Barat-Indonesia

Hotline : (021) 78882603 – (021) 98709810 – 081319788499

INFO KEMITRAAN : 08112007788

www.refillperfume.com

www.facebook.com/refillperfume

www.twitter.com/refillperfume

e-mail : piquanters@gmail.com

Semerbak wangi BISNIS PARFUM ISI ULANG

PIQUANT di edisi Minggu

BISNIS INDONESIA

26 September 2010

Sebagai salah satu pelengkap gaya hidup, popularitas parfume tidak pernah luntur dan tetap diminati oleh hampir semua kalangan karena aroma khas yang ditawarkan.

Tingginya harga parfum original membuat banyak kalangan baik di kota besar maupun daerah beralih menggunakan parfume refill sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.

Perbedaan harga antara parfume refill dan original pun lebih dari 10 kali lipat, misalnya parfume original dengan 100 ml ditaksir dengan harga Rp. 600.00 hingga Rp 2 juta, sementara harga parfume refill yang ditawarkan jauh lebih murah dengan ukuran sama yaitu Rp. 40.000 hingga Rp. 100.000.

Wangi yang ditawarkanpun hampir tak ada bedanya, tak heran bila kini parfume refill semakin menjamur di berbagai pusat keramaian dan perbelanjaan.

“Prospek parfume refill ini sangat bagus mengingat kultur masyarakat Indonesia yang menyukai produk dengan kualitas tinggi tetapi dapat dibeli dengan harga yang terjangkau,” ujar Furqan AMC pemilik Piquant refill Perfume.

Ketika akan memulai usaha ini, hal pertama yang harus disediakan pelaku-pelaku adalah bibit parfum dengan berbagai aroma yang kemudian diracik dengan camuran alcohol dengan kadar 96%-99%.

Selain bahan baku, pelaku juga harus menyediakan kemasan dengan berbagai bentuk dan variasi, ada yang roll on, spray, bahkan berbentuk pena. Ukurannya juga bervariasi mulai dari 8 ml, 10 ml, 25 ml hingga 100 ml. 

Hal yang kemudian harus dipersiapkan adalah peralatan untuk meracik parfum, seperti injector untuk menyuntikan parfum ke botol, gelas ukur untuk mengukur volume, methanol untuk mensterilkan peralatan dan botol yang sudah digunakan.

Besaran investasi yang harus dikeluarkan oleh pelaku sebenarnya sangat bervariasi tergantung kebutuhan serta cara pemasaran. Furqan yang menjual produknya dengan membuka toko pertama kali Bandung tahun 2006, harus mengeluarkan dana sebesar Rp. 44 juta yang digunakan untuk menyewa toko Rp 14 juta, peralatan dan display toko berupa neon box, spanduk dan etalase Rp 10 juta serta Rp 20 juta untuk bahan baku bibit dan alkohol.

Lokasi memang menjadi satu faktor penting dalam menunjang usaha ini karena itulah lokasi di pusat keramaian seperti mall dan sekitarnya, kampus atau di sekitar pemukiman menjadi tempat yang cocok.

Diakui Furqan, parfume refill lebih cepat diterima kalangan muda dengan kelas ekonomi menengah. Karena itu berjualan di dekat mall atau kampus merupakan salah satu strategi pemasaran yang tepat.

Sementara bila tidak ingin mengeluarkan dana yang terlalu besar untuk menyewa toko, pemasaran secara online bisa menjadi salah satu alternatif.

Strategi usaha

Menjamurnya bisnis ini, menyebabkan persaingan menajadi ketat. Setiap pemilik toko harus memiliki strategi jitu untuk bertahan, kualitas produk menjadi hal utama yang harus dijaga terutama dengan meracik takaran yang pas antara bibit parfume dan alkohol.

“kami selalu berusaha menjaga kualitas produk dan pelayanan yang ramah dan bersahabat,” ujar Furqan. Sementara bila menjalankan usaha online, kendala biasanya ada pada saat pegiriman ke luar kota.

Wangi aromanya, wangi juga pendapatannya. Dari usaha parfum refill ini, Furqan bisa mendapat keuntungan bersih sekitar 40 % dari omset.

Bagi pelaku yang ingin menikmati wangi parfume refill tetapi tidak ingin mengeluarkan dana besar, sistem kemitraan bisa menjadi jawabannya. Furqan saat ini telah memiliki 28 outlet menawarkan kemitraan.

Sistemnya ada yang disebut Mitra Ekslusif dengan total modal Rp 99 juta, Mitra Mandiri dengan modal Rp 5 juta atau kelipatannya hingga Rp 50 juta, dan Mitra Kreatif dengan modal mulai Rp 500.000.  Kemitraan yang dibina akan menghasilkan balik modal rata-rata dalam waktu 4 bulan hingga 1,5 tahun.

(Rahayuningsih, Bisnis Indonesia)

Untuk Info lebih lanjut dapat menghubungi :

PIQUANT REFILL PERFUME

Jl. Margonda Raya No. 516 B Depok, Jawa Barat-Indonesia

Hotline : (021) 78882603 – (021) 98709810 – 0813.1978.8499

INFO KEMITRAAN : 0813.1978.8499

www.refillperfume.com

www.facebook.com/refillperfume

www.twitter.com/refillperfume

e-mail : piquanters@gmail.com

Jual PARFUME REFILL Dengan Aroma Mirip Original

Piquant Parfume

PIQUANT di Tabloid PELUANG FRANCHISE WARALABA

Edisi 04/ th II/ 13-26 Agustus 2010.

Piquant Refill Perfume, kemitraan parfume refill

Investasi mulai Rp 500 ribu

Parfum kini bukan lagi barang mewah yang hanya dinikmati kaum berduit. Keberadaannya yang sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian besar masyarakat perkotaan membuat usaha parfum isi ulang (refill) makin diminati. Peluang ini juga ditangkap oleh Furqan Amini dengan membuka usaha parfume refill dengan nama Piquant Refill Perfume. Untuk terus mengenbangkan usahanya Furqan pun membuka kesempatan kerjasama dengan pihak lain melalui sistem kemitraan. Apa saja syarat menjadi mitranya? Continue reading »

The Best PERFUME REFILL In Indonesia

metro-tv3

PIQUANT ON METRO TV

“IndoBiz Session” On “Indonesia Now” Program

24 July 2010 (09.00 WIB)

PARFUM mencerminkan kepribadian dan gaya hidup dari penggunanya. Melalui parfum, cerminan jati diri si pemakai akan muncul dan tergambarkan. Wawancara Piquant Refill Perfume dalam acara IndoBiz on Indonesia Now di Metro TV

Continue reading »

Previous Entries